Posts from the ‘Taman’ Category

Kolam di dalam rumah

ImageTREND mode “kembali ke nuansa alami” (back to nature) untuk arsitektur, interior, dan pendukung-pendukungnya masih digemari oleh masyarakat Indonesia. Hal ini terwujud dari pengaplikasian material alam berupa batu alam pada sebuah hunian. Dengan berbagai jenis dan karakter, batu alam mampu beradaptasi sehingga selaras dengan berbagai gaya desain bangunan. Karena batu alam dapat memberi kesan akrab, hangat, dan tidak kaku. Memakai batu alam memang bisa memberikan kesan dingin. Karena itu, semua batu alam dapat disesuaikan dengan gaya rumah apapun, baik modern minimalis, atau rumah klasik. Menurutnya, batu alam yang berwarna-warni mulai dari merah, putih, kuning, hingga hijau, dapat membedakan karakteristik sebuah gaya rumah. “Kalau yang limestone yellow bisa digunakan untuk rumah bergaya mediterania. Untuk rumah minimalis dapat memakai white grey atau white atau green, jadi tetap minimalis tapi kesan dinginnya bisa didapat.Agar batu alam tampil cantik dibutuhkan cara khusus seperti pola pemasangan, finishing batu alam, proses pemasangan yang baik, serta perawatan secara rutin. Selain itu, juga diperlukan berbagai macam solusi untuk mengatasi masalah yang biasa terjadi pada batu alam, baik yang dipasang di eksterior maupun interior. pola pemasangan batu alam pun amat beragam. Namun, tidak semua batu alam dapat dipasang dengan pola yang sama, hal ini disebabkan oleh sifat fisik dan tekstur batu alam yang berbeda-beda. Mulai dari berbagai macam bentuk finishing hingga mozaik batu alam yang eksotis. Untuk tampilan batu alam pun memiliki bentuk-bentuk yang unik mengikuti perkembangan tren terkini. Bahkan, batu alam mozaik yang dapat digunakan untuk dinding dan lantai menjadi primadona. Di mana untuk memasangnya mudah karena sudah dilengkapi net di belakangnya, seperti keramik.
Finishing batu alam sangat beragam, mulai dibuat dengan mesin bubut, ada yang ditapah, carving, ada yang diiris dengan cuting mesin. Hanya, karena Indonesia beriklim tropis memiliki curah hujan dan matahari yang banyak, hal utama yang harus diperhatikan dalam mengaplikasikan batu alam adalah perawatannya. Sebab seringkali rentan lumut dan airnya pun membawa lumut, makanya harus ada pelapis (coating) yang disesuaikan batu alamnya. Kalau batu limestone minimal enam bulan sekali dicoating ulang, sementara jenis marbel dapat bertahan hingga setahun sekali.Batu alam yang khusus digunakan untuk area interior dapat berupa tempat lilin, tempat dupa, dan aksesori untuk pemanis meja. Hanya yang membedakan semua batu alam tersebut adalah warna dan kekerasannya. Bagaimana, tertarik mengaplikasikannya untuk hunian Anda? hubungi Galeri Batu Alam Selandhini, yang beralamat di Jl. Regulo 74 Boyolali, atau kunjungi situs kami di http://www.selandhini.wordpress.com; http://batualam-selandhini.blogspot.com. kami tunggu

Iklan

Lampion Paras untuk Pagar Rumah

Image

lampion Minimalis

Keindahan taman tidak hanya ditopang kehadiran tanaman hias atau rumput hijau semata, tetapi juga berkat lampu taman. Taman Anda bisa tampak eksotis, cantik berkat sinar terpancar dari lampu hias taman.Beragam lampu taman hias de­ngan aneka model bisa jadi pilihan. Jika sebelumnya, lampu taman dari besi, kayu, gerabah atau aluminium sangat trend, kini lampu hias terbuat dari batu alam sangat digemari. Kehadiran lampu taman dari batu alam mampu menambah suasana taman semakin artistik dan indah.Umumnya, rupa lampu batu alam yang banyak dijual berbentuk rumah beratap lancip. Ada juga bergaya kubah dengan ukiran di bagian luar. Bagian sisi kanan kiri lampu berdesain simetris, garis horizonal atau bergambar daun tanaman.
Warna putih, krem dan hitam mendominasi warna batu alam. Warna-warna natural ini jika dihadirkan didalam taman, akan membuat suasana semakin selaras. Inilah yang membuat batu alam seakan punya keunikan serta keunggulan tersendiri.
Tidak perlu khawatir jika luas taman Anda terbatas. Keuntungan menempatkan batu alam di taman mungil Anda, adalah bisa menyesuaikan diri. Bisa dibayangkan, sebuah lampu taman batu alam plus dudukan yang juga terbuat dari bahan serupa hadir di taman Anda. Dijamin, langsung memberikan pemandangan berbeda.
Apalagi jika lampu hias dipasangkan bola pijar. Agar kesan temaram namun nyaman bisa dihasilkan, pilih daya bohlam yang tidak terlalu besar. Akan lebih baik jika watt bola lampu disesuaikan dengan luas taman Anda. Hal ini perlu untuk menjaga tingkat pencahayaan di sekitar taman. Kalau bola lampu kurang terang, kesan suram akan ditampilkan. Namun, bila pencahayaan tepat, taman Anda dipastikan semakin indah jika dilihat pada malam hari.
Namun, jika bicara soal harga, lampu taman dari batu alam cenderung lebh mahal. Jika lampu taman terbuat dari besi, alumunium atau gerabah bisa dibeli di kisaran harga mulai Rp 200 ribu per unit, akan tetapi harga lampu batu alam bisa 30 atau 50 persen lebih mahal. Pasalnya, selain harga batu alam relatif mahal, proses pembuatannya pun diakui lebih rumit dan detail.
Tak heran pameo ‘ada barang, ada harga’ berlaku jika Anda hendak mencoba eksotika batu alam. Akan tetapi, wajah depan rumah akan terlihat berbeda berkat batu alam. Selain lebih artistik, proses perawatan lampu taman dari batu alam juga tak terlalu rumit. Hanya dicat secara berkala, maka kondisinya akan kembali seperti semula, anda berminat menghidupkan pagar / taman anda dengan Lampion batu Alam ?? Hubungi segera Galery Batu Alam Selandhini, Jl. Regulo 74 Boyolali atau hubungi situs kami di : http://www.selandhini.wordpress.com atau http://www.batualam-selandhini.blogspot.com

Mozaik koral

batu koral bisa diaplikasikan menjadi bentuk gambar/ mozaik yang bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi lantai garasi anda.ImageImage